Postingan

Mengapa di Jepang Target hampir selalu terlampaui?

Gambar
Heppy Trenggono, Presiden IIBF memberikan insight setelah game pada pengajian Al Aqobah 28-29 Juni 2019 di Ciawi Hari ini (29/6) setelah menyelesaikan game ‘total war ’ kami peserta pengajian Al Aqobah IIBF yang datang dari berbagai daerah di Indonesia mendapat insight prihal game yang baru saja kami mainkan dari presiden IIBF Heppy Trenggono.  Permainan dilakukan berkelompok, dan masing-masing anggota memiliki peran yang harus dijalankan ketika mendapat serangan dari kelompok lain. Ada yang bertugas menyiapkan pasukan, ada yang bertugas mengisi peluru, mengokang senjata, membidik sasaran dan melakukan tembakan. Urutan harus benar atau akan dikalahkan oleh group lain. Pertama, milikilah analogi dalam berbisnis. Sebagai seorang pengusaha kita boleh memberikan analogi sendiri-sendiri dalam menjalankan usahanya tuturnya, namun orang yang memenangkan selalu memiliki analogi. 

Perniagaan yang tiada akan rugi

Gambar
Kebun Ustman bin Affan (doc pribadi) Begitu banyak tempat dan bangunan yang menjadi saksi sejarah kehidupan masyarakat pada masa nabi dan rasul, salah satu diantaranya adalah  bi’r raumah   atau sumur Raumah yang sekarang dinamakan  bi’r Utsman . Satu-satunya sumur zaman Nabi Muhammad SAW yang tak berhenti mengalir hingga sekarang. Itulah sumur wakaf dari sahabat Nabi yakni Utsman bin Affan RA, kita tentu sering mendegar kisahnya. Mengobati rasa ingin tahu, ingin melihat secara langsung salah satu saksi dan bukti perjalanan sejarah, saya mengajak anak dan istri serta meminta seorang ustadz untuk mengantarkan kami ke lokasi tersebut pada kesempatan ramadhan tahun ini. Rasa syukur tak terhingga pada-Mu ya Rabb. Ternyata tersimpan kisah menarik nan inspiratif dibalik sumur tersebut.   Jadi setahun setelah Rasulullah  shallallahu alaihi wasallam  hijrah, kota Madinah dilanda paceklik sehingga kesulitan mendapatkan air bersih. Satu-satunya sumur yan...

Buah dari perbuatan baik

Gambar
Ilustrasi. Doc Pribadi Bagi yang pernah umroh atau haji, tentu tidak asing dengan burung merpati dipelataran masjidil haram, masjid nabawi, atau berbagai tempat lain sudut kota Mekkah Madinah maupun Arab Saudi pada umumnya. Tidak ada bedanya secara fisik dengan merpati yang saya jumpai di tanah air, bedanya kita dilarang mengganggu apalagi menangkap dan memburunya disini. Mengapa demikian? Adalah tatkala Rasulullah SAW yang ditemani Abu Bakar As-siddiq hendak melakukan hijrah ke kota yastrib (Madinah saat ini), dalam rangka mencari tempat penyebaran Islam yang lebih kondusif, namun kaum kafir quraisy tidak menginginkan ajaran yang di bawa Rasulullah SAW keluar Makkah, sehingga melakukan pengejaran untuk menghalangi niat Rasulullah SAW tersebut. Dalam kondisi terdesak beliau memilih masuk ke Gua Tsur atas petunjuk yang Allah SWT berikan untuk sembunyi dari kejaran kafir quraisy. Di gua yang berada di Jabal (Gunung) Tsur itulah Rasulullah SAW dan Abu Bakar berlindung selama tiga ...

Listen First

Gambar
Cara termudah mendapatkan kearifan hidup adalah dengan banyak mendengar terlebuh dahulu Mendengar adalah hadiah yang sering tergeletak, tidak banyak yang mau mengambil, bahkan meliriknya. Pikiran ini sibuk ingin megeluarkan uneg-uneg atau sekadar memamerkan kesuksesan, yang arti lainnya adalah ada banyak lubang yang melompong di dalamnya. Sebab itulah salah rahasia kesuksesan adalah  listen first , mau mendengar terlebih dahulu. Inilah cara termudah mendapatkan kearifan hidup. Tengoklah kawan, Allah menganugerahkan satu mulut dengan dua telinga, menandakan bahwa kita harus lebih banyak mendengar ketimbang berbicara. Banyak persoalan yang kita berantakan karena kita tidak mau mendengar. Dan janganlah kamu menjadi sebagai orang-orang yang berkata 'kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan. (QS. Al-Anfal : 21) Kerja dari pendengaran akan mempengaruhi organ lain dalam bekerja. dia gerbang penghubug antara manusia dan dunia luar.!! Jadi belajarlah untuk mende...

Nenek Sarinem

Gambar
Pada suatu pagi saya diajak jalan-jalan  Rich Dad  menikmati matahari pagi, pemandangan pegunungan, deru air terjun yang berlomba sampai ke dasar tebing di sekitaran lokasi kami menginap. Berhentilah kami memandangi sebuah warung kecil, pintu masih tertutup dengan gembok menempel di gagang pintu nya. Saya bertanya jam berapa warung ini akan buka, dulu sekali kami pernah kesini lebih pagi namun sudah melayani setiap pembeli yang datang pada seorang lelaki paruh baya yang datang menghampiri dengan sarung terselempang dan kupluk di kepala, khas daerah dingin.